Sat. May 21st, 2022

Pengamat politik Rocky Gerung angkat bicara soal ketertarikan media internasional terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ini terjadi setelah isu masa jabatan tiga periode presiden disorot oleh media asing.

Dalam peluncuran jaringan Warta Ekonomi.co.id – Suara.com, media internasional memperkirakan ambisi Jokowi akan menghancurkan Indonesia. Ambisi tersebut terkait dengan kampanye sejumlah relawan yang menginginkan Jokowi selama tiga periode.

Dalam narasinya, media internasional menyebut Jokowi sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang masa jabatannya. Dia juga menyebutkan bahwa ambisi Jokowi merusak demokrasi di Indonesia.

Selain itu, media asing juga membahas UUD 1945. Diketahui UUD 1945 secara jelas menyatakan bahwa masa jabatan Presiden maksimal di Indonesia adalah dua kali masa jabatan, satu kali masa jabatan.

Rocky Gerung langsung mengomentari narasi dari media internasional. Menurutnya, bahasa media internasional cerdas untuk menggambarkan situasi Indonesia saat ini.

Jadi sebenarnya bahasa yang biasa digunakan jurnalis pintar untuk membuat rangkuman situasi di Indonesia,” kata Rocky Gerung di akun YouTube resminya.

Artinya dia mendengar semua posisi partai dan menyimpulkan bahwa Indonesia telah gagal dan presiden masih ambisius,” lanjutnya.

Rocky juga menyoroti momen Presiden Jokowi mencaci maki menterinya secara terbuka. Menurutnya, ini sebenarnya tanda kepala negara sudah tidak bisa lagi melintasi Indonesia.

Bahkan, momen pidato kemarahan Presiden Jokowi itu dinilai Rocky sebagai sinyal buruk tentang pemerintahan Jokowi di mata dunia.

Apalagi melihat presiden secara terbuka menghina bawahannya di edisi berikutnya. Ini bukan hanya sinyal buruk bagi peradaban manajemen daya, tetapi juga sinyal buruk di luar negeri,” kata Rocky.

Kami terus-menerus diamati di mana letak kelemahannya. konomen (media internasional) membocorkan kelemahan Presiden. Presiden masih ambisius, meski tidak mampu,” pungkasnya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.