Sat. May 21st, 2022

Septia Siregar menunjukkan surat cinta yang diterimanya dari suaminya Putra Siregar. Besar kemungkinan surat Putra Siregar itu ditulis di belakang penjara karena dia ditetapkan sebagai tersangka kasus pemukulan atau pelecehan dan ISIS ditahan sejak 12 April 2022.

Putra Siregar berusaha sekuat tenaga untuk menghibur istrinya, meskipun keduanya secara fisik dan berjauhan. Sang putra menunggu istrinya tidak larut dalam kesedihan dan tetap setia menunggu pembebasannya dari penjara.

Anak laki-laki itu kemudian berkata bahwa dia telah dikutuk.

Sayang, jangan sedih. Tunggu aku, tinggal bersamaku lebih lama. Aku hanya dihukum. Pasti ketinggalan,” tulis Putra Siregar.

Doakan saya. Semoga amin saya dan amin kalian bertemu,” tambahnya.

Septia langsung menangis setelah membaca surat itu. Ia pun mengungkapkan kerinduannya yang mendalam karena sudah lebih dari sebulan tidak bertemu Putra Siregar.

Sudah lebih dari sebulan. 11 April 2022 hingga saat ini,” kata Septia.

Septia Siregar mewek dapat surat cinta dari Putra Siregar. (Instagram/septiasiregar17)

Sejumlah rekan dan warganet lantas mendukung Septia.

Bismillah, kalian orang baik. Pasti di dunia dan nanti di Jannah @septiasiregar17 kalian akan selalu bersama,” tulis Eza Gionino.

Sabar ya bunda @septiasiregar17 selalu mendoakan ibu dan ayah,” komentar netizen.

Seperti diberitakan sebelumnya, Putra Siregar membela diri usai terlibat kasus pencabulan dengan artis Rico Valentino di sebuah kafe di Senopati, Jakarta, pada 2 Maret 2022.

Menurut Putra Siregar, dia datang menyelamatkan karena Rico lebih dulu mendapat ancaman dari Nur Alamsyah dan kawan-kawan.

Rico mau ditangkap orang, saya bela komplotannya,” kata Putra Siregar usai dilaporkan sebagai tersangka dugaan pemukulan oleh Polda Metro Jaya, Rabu (13 April 2022).

Menurut Putra Siregar, Rico Valentino sudah terluka sebelum dia datang untuk menyelamatkan. Rico juga dikatakan telah meninggal.

“Rico hampir mau mati, jadi saya pecahkan,” kata Putra Siregar.

Nur Alamsyah kemudian menyiapkan laporan polisi pada 16 Maret 2022. Laporan tersebut menuduh putra Siregar dan Rico Valentino melanggar Pasal 170 KUHP terkait pemukulan.

Secara statistik atas laporan Nur Alamsyah, Putra Siregar dan Rico Valentino ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak 12 April 2022.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.