Fri. Jun 24th, 2022

Israel akan mencabut semua aturan masuk terkait Covid-19 mulai hari ini Sabtu (21/5/2022). Wisatawan akan dapat mengunjungi negara tersebut tanpa menunjukkan bukti vaksinasi, pemulihan, atau hasil tes negatif.

“Ini adalah berita yang telah kami tunggu-tunggu selama lebih dari dua tahun,” kata Sharon Ehrlich Bershadsky, direktur Kantor Pariwisata Pemerintah Israel di London, dikutip dari EuroNews, Jumat, 20 Mei 2022.

Ia menambahkan, “Dengan Israel bergabung dengan banyak negara lain dalam menanggalkan semua pembatasan Covid, saya berharap industri perjalanan kini telah mencapai tonggak penting di dunia pascapandemi.”

Tes Covid pra-keberangkatan dibatalkan untuk orang Israel pada Maret 2022, tapi turis masih tunduk pada aturan ketat. Mereka yang merencanakan perjalanan ke Yerusalem atau Tel Aviv, tes sebelum keberangkatan dan tes PCR saat kedatangan akan dibatalkan untuk semua pengunjung mulai hari ini.

Di bawah aturan sebelumnya, semua kedatangan, warga negara Israel dan warga negara asing, harus tes Covid-19 setelah turun dari penerbangan mereka. Di Ben Gurion, penumpang diarahkan ke stasiun pengujian PCR darurat di sudut terminal utama yang biasanya disediakan untuk konter check-in maskapai.

Sebelumnya, pendatang juga harus mengisolasi diri setidaknya selama 24 jam, atau hingga hasil PCR negatif, yang biasanya memakan waktu sekitar 12 jam. Jika tesnya positif, 14 hari isolasi rumah menunggu, meski dapat dikurangi setengahnya dengan tes PCR lain pada hari ke-7.

Tapi, prosedur itu tidak lagi berlaku. Mengumumkan aturan baru, Kementerian Kesehatan Israel menyatakan jumlah infeksi Covid-19 telah “turun ke angka yang cukup rendah di mana cukup aman untuk melonggarkan pembatasan lebih lanjut.”

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.