Thu. Dec 1st, 2022

Bharada Richard Eliezer alias Bharada E sempat mendatangi keluarga Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat sebelum persidangan dimulai. Dia kemudian bersimpuh di hadapan Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak, kedua orang dua Brigadir J.

Di momen itu, Bharada E berulang kali menyampaikan permohanan maaf.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

“Iya, dia minta maaf, minta maaf dan meminta maaf atas semuanya dan menyesali apa yang dia perbuat,” kata Samuel kepada wartawan usai sidang di PN Jakarta Selatan, Selasa (25/10).

Bharada Diminta Berkata Jujur

Momen permintaan maaf langsung dari Bharada E ke kedua orang tua Brigadir J terekam kamera. Kala itu, Samuel hanya bisa membalas permohonan maaf Bharada E dengan mengangguk.

“Ya kita membalas secara anggukan saja,” katanya.

Samuel berharap Bharada E bersungguh-sungguh dengan permohonan maafnya dengan cara berkata sejujur-jujurnya soal peristiwa yang menyebabkan terbunuhnya Brigadir J.

“Kita sama-sama mendengar, dia sudah meminta maaf, mengakui kesalahannya. Ya sebagai umat beragama tentu mengikuti ajaran kita masing-masing memaafkan,” tutur dia.

Penasihat hukum keluarga Nopriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Komaruddin Simanjuntak juga membenarkan kalau Bharada E mengucapkan permintaan maaf saat bersimpuh di kedua kaki orangtua Brigadir J sebelum sidang dimulai.

“Itu (momen bersimpuh) minta maaf, dia bilang minta maaf,” katanya ditemui di tempat yang sama.

Kamaruddin yang duduk sebelah Rosti Simanjuntak mendengar ucapan minta maaf Bharada E. Dia melihat permohanan maaf itu tulus disampaikan Bharada E.

“Saya kalau memang tulus dan itikad (permohonan maafnya) kami terima,” ucapnya

Baca juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Momen Bersimpuh

Momen itu terjadi menjelang sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dengan terdakwa Bharada E dimulai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (25/10).

Saat itu, kedua orangtua Brigadir J yaitu Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak ditemani kuasa hukum Kamaruddin Simanjuntak memasuki ruang sidang dan duduk di kursi saksi. Tak lama, Bharada E terlihat beranjak dari kursi terdakwa kemudian menghampiri Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak.

Bharada E kemudian berlutut di kaki ayah dan ibu Brigadir J tersebut. Tak diketahui apa yang diucapkan Bharada E saat menghadap kedua orangtua Brigadir J.

Samuel nampak mengusap-usap kepala Bharada E. Sementara Rosti terlihat mengangguk-anggukan saat Bharada E bersimpuh di kedua kaki mereka. Setelah itu, Bharada E terlihat kembali ke kursi terdakwa.

Dalam sidang kali ini JPU menghadirkan sebanyak 12 saksi mulai dari yaitu Samuel Hutabarat ayah dari Brigadir J; lalu Bibi Brigadir J, Rohani Simanjuntak; Pacar Brigadir J, Vera Maretha Simanjuntak, sampai kuasa hukumnya Kamaruddin Simanjuntak.

Sedangkan sisa keluarga Brigadir J lainnya adalah Rosti Simanjuntak, Maharesa Rizky, Yuni Artika Hutabarat, Devianita Hutabarat, Novita Sari Nadea, Sangga Parulian, Roslin Emika Simanjuntak, dan Indra Manto Pasaribu.

Dimana mereka akan diperiksa guna memastikan dakwaan atas perkara pembunuhan berencana atas terdakwa Bharada E yang disebut ikut terlibat dalam pembunuhan berencana Brigadir J dengan menembak sebagaimana instruksi Ferdy Sambo saat di rumah dinas Komplek Perumahan Polri, Duren Tiga Jakarta Selatan.

Atas perbuatannya, Bharada E didakwa sebagaimana terancam Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP yang menjerat dengan hukuman maksimal mencapai hukuman mati.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *